How to play baccarat_Football Handicap app_European mainstream betting company

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Cara menaklukkan baccarat

BBaccarat strateBaccarat strategygyaccarat strategyakan ada masa kamu mendapati kami dalam versi terlemaBaccarat strategyhnya. Pulang dengan mata sembab. Keluhan dan cerita kesal tidak habis diceritakan semalaman. Saat-saat seperti ini coba tanyakan pada kami, “Kenapa? Ada yang bisa dishare dan dibagi bebannya?”

Sama seperti banyak gadis di luar sana kami jelas ingin hidup mapan. Hanya saja kami tidak ingin hanya masuk ke hidupmu membawa badan. Kami juga ingin berjuang bersamamu, mencapai kemapanan berdua dari awal.

Jangan tersinggung waktu kami memintamu mundur demi memberi ruang (Via Shutterstock) via www.shutterstock.com

Saat kamu merasa arah angin (dan keinginan yang kadang keras kepala) membawa kami ke arah yang tidak seharusnya, berlakulah seperti selayaknya pemain layang-layang handal. Tarik tali kami secukupnya supaya kami tidak lepas dari pandangan mata. Kemudian lepaskan lagi ke udara, waktu angin sudah tenang hembusannya.

Kata yang paling membuat kami meradang dan malah ingin berusaha lebih keras adalah: JANGAN. Semakin kamu melarang, semakin kami gemas ingin membuktikan bahwa pendapatmu tidak sepenuhnya benar.

Kami mencari pendamping. Bukan pendulum penyeimbang.

Beberapa pria merasa minder saat gadisnya nampak jauh lebih mapan. Atau lebih pintar. Mereka (dan bisa kamu diantaranya) takut jika tidak bisa mengimbangi. Bagaimana kalau nanti kami merasa kamu kurang sepadan? Bagaimana kalau ditengah jalan bukan yakin yang datang justru bimbang?

Kamu tentu tahu betapa keras kepalanya kami kalau bicara soal mimpi. Selama masih bisa diusahakan, tidak ada yang namanya berhenti. Sebab itu datanglah dengan tawaran bahwa kamu juga sama pekerja kerasnya. Jika menyangkut urusan cita-cita kamu bisa jadi orang paling keras kepala di dunia. Biarkan kami tahu bahwa dengan menerimamu kami akan punya partner bekerja keras yang sama ngototnya.

Beberapa teman bertanya dengan muka bingung, “Kamu pilih-pilih ya sama calon pacar?” Menjawab pertanyaan ini, kamu hanya menggeleng sembari tertawa.

Sejujurnya kamu tidak begitu pemilih dalam hubungan. Tidak juga butuh kemapanan pria untuk bisa diyakinkan. Membuatmu berkata, “Iya. Yuk kita hidup bersama” sebenarnya gampang. Asal ada pria yang datang dengan 7 tawaran ini di tangan.

Tidak perlu beri kami janji yang menghangatkan hati. Selama komitmen dan kerja kerasmu bisa dilihat mata — di situ kami bisa percaya.

Tidak rumit ‘kan menaklukkan hati gadis yang kamu pikir pintar ini? Maukah kamu mencoba mulai saat ini?

Sesekali kamu akan mendapati versi kami yang sedang keras kepala. Ingin melanjutkan S2, mengurus semua tetek bengek rumah sendiri saja, sembari tetap terus bekerja. Satu yang harus kamu tahu. Gadismu ini hanya punya banyak mau. Kalau bisa semua yang dia inginkan harus didapat saat itu.

Daripada langsung bilang, “Jangan! Memang badanmu bisa dibagi 2 di saat bersamaan?” lebih baik ajak kami duduk dan gambarkan road map hidup kita. Biarkan kami tahu ke mana sekarang kita sedang menuju, apa yang harus dilakukan untuk mencapai impian itu. Beri kami waktu berpikir untuk memutuskan apakah bijak jika tidak mendengarkan masukanmu.

Kami tidak hanya mengandalkan hati untuk memutuskan sesuatu. Sebab itu janji-janji manis seharusnya sudah tidak diberikan sesering itu. Komitmen dan ketekunanmu lebih bisa jadi pertimbangan. Melihatmu meluangkan waktu 2 sampai 3 jam sehari sepulang kerja demi mewujudkan impian menulis novel lebih menggerakkan hati. Jadi saksi kegigihanmu riset dan mengembangkan usaha membuat kami yakin bahwa kamu bisa diandalkan.

Tapi waktu kami menolak bercerita karena merasa bisa menghadapi semua sendiri saja, semoga kamu punya kelapangan hati untuk tidak memaksa. Ambil langkah pelan lalu berjalan mundur, biarkan kami pasang badan untuk menyelesaikan semua tanpa bantuan. Kami pasti datang saat sudah sampai di level butuh orang lain untuk menguatkan.

Gimana mau pilih-pilih? Yang dipilih saja nggak ada.

Kamu tidak harus datang dengan segala sesuatu yang sudah tersedia. Sebagai gadis kami justru ingin diajak berjuang bersama. Sejak kita belum punya apa-apa. Kita akan mencicil rumah yang sekarang harganya mulai menggila, dari hasil menyisihkan gaji berdua. Perabotan sesuai selera akan kita beli satu persatu. Sofanya dari sisa gajimu, TV LED dari sisa gajiku.

Kami selalu percaya bahwa pasangan ada bukan untuk mengisi lubang dalam diri. Hal itu hanya bisa kami lakukan sendiri. Sebelum kami memlihmu kami pastikan kami sudah selesai dengan diri sendiri. Kamu hanya tinggal datang, menawarkan komitmen untuk menjaga hati. Jadi orang yang selalu ada bahkan saat kami sedang berjerawat sehingga tampak silly sekali.

Tawarkan saja begini, “Sesekali aku akan mengalahkanmu dalam berdebat. Kali lain bisa saja kamu yang menang telak. Namun apapun yang terjadi, aku cuma bisa janji akan berusaha tidak pergi.”

Kamu menunjukkan komitmen sudah lebih menghangatkan hati (Via Shutterstock) via www.shutterstock.com

Sepertinya kamu ini sudah jadi paket lengkap sebagai wanita. Dandan bisa, walau sedikit-sedikit. Mandiri dan tidak merepotkan orang lain jadi nama tengahmu. IPK di Ijazah dan kemampuan bernegosiasi juga di atas rata-rata. Hanya satu yang kurang dari semua pencapaianmu — pasangan yang selalu bisa diandalkan.