Cara Kapolres Tasikmalaya Tangani Anak Bermasalah, Menjadikannya "Ajudan" hingga Bangun Rumah Khu「Football early」sus

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Cara menaklukkan baccarat

FootbaFootball earlyll earlyaFootball earlyrul yang saat itu mengenakan koko putih, kopiah Football earlyFootball earlydan celana warna hitam, berdiri tegap di belakang Kapolres yang memimpin apel pagi.

Pendirian rumah ramah anak itu juga bertepatan dengan Hari Anak Sedunia.

Tidak melalui dengan hukum, Kapolres malah menanganinya dengan cara humanis. Salah satunya dengan menjadikan anak bermasalah sebagai anak asuh. Bahkan ada salah satunya yang dijadikan sebagai "ajudan" saat upacara apel pagi.

Selain menjadikan anak sebagai ajudan, Kapolres Tasikmalaya juga mendirikan rumah ramah anak yang diresmikan di Aspol Polres Tasikmalaya pada Jumat (23/7/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Selain itu, Rimsyahtono juga mendirikan rumah khusus yang disebutnya rumah ramah anak di Asrama Polisi (Aspol) Polres Tasikmalaya.

KOMPAS.com - Kapolres Tasikmalaya AKBP Rimsyahtono memiliki cara lain dalam menangani anak bermasalah.

Arul awalnya adalah anak bermasalah. Ia sempat diadukan oleh warga ke polisi hingga akhirnya ia dijadikan anak asuh Kapolres Tasikmalaya.

Rumah ramah anak itu memiliki berbagai peralatan dan pernak-pernik khas dunia anak.

Melansir Tribun Jabar, Jumat (23/7/2021), Kapolres AKBP Rimsyahtono menjelaskan, rumah ramah anak itu adalah tempat penampungan anak yang terlibat masalah, baik sebagai pelaku, korban ataupun saksi.

Melansir Tribun Jabar, anak yang dijadikan "ajudan" itu bernama Arul Miftahul Huda (13). Bocah ini sempat viral keitka menjadi ajudan Kapolres pada upacara apel pagi rutin di Mapolres Tasikmalaya.

Baca juga: Terlelap di Trotoar dengan Anaknya, Pedagang Kerupuk Sangsara Kaget Dagangannya Diborong Kapolresta dan Disuruh Pulang